Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2023

HAKIKAT METODE PENDIDIKAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

  HAKIKAT METODE PENDIDIKAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM A.             Hakikat metode pendidikan Dari segi bahasa kata metode berasal dari dua perkataan, yaitu meta dan hodos. Meta berarti “melalui” dan hodos berarti “jalan” atau “cara”. Dengan demikian, dari sudut pandang ini, maka metode dapat dimaknai sebagai jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Menurut Al-Rasyidin (2008: 174- 175) dalam bukunya Falsafah Pendidikan Islami bahwa dalam Alquran, terdapat beberapa terma yang sering dimaknai dengan metode, di antaranya thariqah, manhaj, dan washilah. Yang paling dekat artinya dengan metode adalah kata thariqah setidaknya diulang sebanyak 9 kali. Kata ini selalu muncul dalam arti jalan, dalam beberapa konteks yang pertama konteks objek yang dituju. Kedua, dalam konteks sifat jalan yang ditempuh. Ketiga, dalam konteks jalan khusus. Keempat dalam konteks konsekuensi m...

HAKIKAT PENDIDIKAN DAN HAKIKAT KURIKULUM PENDIDIKAN

  Nama: Natasya Fhonna Nim: 202021029 Unit: 1 PAI/Semester 4 MK: Filsafat Pendidikan Islam HAKIKAT PENDIDIKAN DAN HAKIKAT KURIKULUM PENDIDIKAN  (Pertemuan ke-6) A.     Hakikat Peserta Didik Defenisi peserta didik di atas esensinya adalah setiap peserta didik yang berusaha mengembangkan potensi pada jalur pendidikan formal dan nonformal menurut dan jenjang dan jenisnya. Terdapat banyak sebutan yang berkaitan dengan “peserta didik” ini, sesuai dengan konteksnya. Ada hal-hal yang esensial mengenai hakikat peserta didik yaitu sebagai berikut: 1.       Peserta didik merupakan manusia yang memiliki diferensiasi potensi dasar kognitif atau intelektual, afektif, dan psikomotirik; 2.       Peserta didik merupakan manusia yang memiliki diferensiasi priodesasi perkembangan dan pertumbuhan, meski memiliki pola yang relatif sama; 3.       Peserta didik memiliki imajinasi, persepsi, dan dun...

PEMIKIRAN PENDIDIKAN KONTEMPORER DI INDONESIA (Perguruan Tinggi: Lembaga, Tujuan, Pendidik, Peserta Didik, Kurikulum, Metode, Evaluasi)

  PEMIKIRAN PENDIDIKAN KONTEMPORER DI INDONESIA (Perguruan Tinggi: Lembaga, Tujuan, Pendidik, Peserta Didik, Kurikulum, Metode, Evaluasi)   A.     Pemikiran Pendidikan Kontemporer di Indonesia Isu-isu kontemporer pendidikan di Indonesia saat ini banyak sekali. Isu-isu tersebut berkembang begitu cepat dan pesat dengan adanya ICT sekarang ini. Kontemporer artinya kekinian, modern atau sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama saat ini. Jadi isu kontemporer pendidikan menurut penulis adalah isu-isu terkait dunia pendidikan yang tidak terikat lagi oleh aturan-aturan zaman dulu, dan berkembang sesuai zaman sekarang. Salah satu isu kontemporer pendidikan di Indonesia yaitu "Komersialisasi Pendidikan". Pemikiran pendidikan Islam kontemporer merupakan suatu sistem pola pikir yang bertujuan membentuk kepribadian dan menamkan akhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai Islam yang bersumber pada Al Qur'an dan As-Sunnah yang yang disesuaikan dengan kemajuan ilmu s...

Pemikiran K. H. Hasyim Al-asy’ari Tentang Pendidikan (Pendidik, Peserta Didik, Kurikulum, Tujuan Pendidik, Metode dan Evaluasi)

  Pemikiran K. H. Hasyim Al-asy’ari Tentang Pendidikan (Pendidik, Peserta Didik, Kurikulum, Tujuan Pendidik, Metode dan Evaluasi) A.     Pendidik Kata pendidik berasal dari didik, artinya memelihara, merawat dan memberi latihan agar seseorang memiliki ilmu pengetahuan seperti yang diharapkan (tentang sopan santun, akal budi, akhlak, dan sebagainya) selanjutnya dengan menambahkan awalan pe- hingga menjadi pendidik, artinya orang yang mendidik. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, pendidik artinya orang yang mendidik. Dalam Al-Qur’an hakekat guru adalah Allah SWT, namun tidak berarti manusia di dunia ini tidak mempunyai tugas sebagai khalifah di muka bumi ini, tugas manusia salah satunya adalah mengajarkan ilmu yang telah diperolehnya kepada orang lain, dengan kata lain dia sebagai seorang guru. Beberapa kriteria pendidik menurut KH. Hasyim Asy’ari diantaranya: a.        Selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam berbagai kondi...